‎“Tidaklah Aku Ciptakan Langit dan Bumi Melainkan dengan Benar”‎

Baca info terbaru ‎“Tidaklah Aku Ciptakan Langit dan Bumi Melainkan dengan Benar”‎ yang bisa menjadi pilihan kalian dalam memilih beragam sajian mengenai berbagai berita dan update informasi yang tepat saat ini, seperti yang sudah aku sajikan pada tulisan dengan judul ‎“Tidaklah Aku Ciptakan Langit dan Bumi Melainkan dengan Benar”‎ dalam kategori kalian bisa melihat lengkap dibawah ini.
          Mulai pagi ini aku lanjutkan yang ketiga, setelah sebelumnya (kemarin) sudah aku tulis tentang ayat-ayat manusia dan akhlak dan etika. ya sesuai judulnya Kalamullah Bercerita Tentang Alam Semesta. Di sini Allah menerangkan bahwa Dia menciptakan Alam Semesta adalah dengan tujuan yang benar, sesuai hikmah dan kebijaksanaanNya.
FirmanNya dalam QS Al-Hijr ayat 85:
85. dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. dan Sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang.
Pada ayat ini, buku Al-Qur’an dan Tafsirnya karya Bustami Dkk jilid V (Semarang, Citra Effhar, 1993) halaman 311 menerangkan, bahwa Allah menciptakan alam semesta bukanlah untuk berbuat zalim atau aniaya kepada seluruh penduduk dan makhluk. Tetapi Allah menghendaki yang kesemuanya itu ada maksud dan tujuannya, sesuai pengetahuan dan kasih sayang Allah kepada makhlukNya. Demikian pula kisah-kisah yang disampaikan dalam Al-Qur’an itu agar menjadi i’tibar, tamsil, dan ibarat bagi orang yang beriman.
                Hukum-Hukum Allah di Alam Semesta
Allah dalam firmanNya QS Al-Mulk 1-3 menerangkan bahwa Dia adalah penguasa kerajaan dunia. Hal ini berarti bahwa Dia lah yang menciptakan, mengembangkan, menjaga keberlangsungan wujudnya, mengatur, mengurus, menguasai, dan menentukan segala sesuatu yang ada di dalamnya, sesuai dengan kehendakNya. Dalam mengatur dan mengurus alam semesta, Ia menetapkan hukum-hukum yang berlaku pada ciptaanNya. Semua tunduk dan patuh pada hukum Nya, bila ada yang tidak patuh dan mengingkari hukum Nya, maka ia akan binasa atau sengsara. (Departemen Agama, Al-Qur’an dan Tafsirnya Jilid X, (Lentera Abadi 2010, hlm 222)
1. Maha suci Allah yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,
2. yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,
3. yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, Adakah kamu Lihat sesuatu yang tidak seimbang?

Maka hendaknya Manusia memikirkan tentang alam ini yang luarbiasa besarnya, yang sampai kini belum diketahui batas terluarnya. Itu adalah bukti kebesaran Allah yang sanggup menciptakan yang demikian. Allah Berfirman dalam QS Ali Imran ayat 191:
191. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan Kami, Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, Maka peliharalah Kami dari siksa neraka.

maka seperti itulah sikap positif seorang Muslim akan alam semesta, dengan direalisasikan dalam bentuk yang positif, seperti cinta alam, tidak merusaknya, dan mampu menjadi pelopor kebaikan untuk alam semesta dan lingkungan hidup.


Related Post:

Share :

Facebook Twitter Google+ Lintasme
Back To Top